News

JUDIKA – ‘TUL JAENAK’


Merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh setiap tanggal 17 Agustus bisa dilakukan dengan berbagai cara. Bagi Judika, merilis lagu pop daerah dalam rangka perayaan Dirgahayu RI ke-75 adalah salah satunya.

Setelah merilis satu lagu pop daerah Batak berjudul “BEGE MA HASIAN”, kini giliran tembang popular berjudul “TUL JAENAK”, lagu ini merupakan remake dari lagu band legendaris Koes Plus yang diciptakan oleh Yok Koeswoyo. “Aku terinspirasi membawakan lagu daerah dengan aransemen yang lebih kekinian dan bisa dinikmati semua kalangan.

Setelah di bulan Mei kemarin aku merilis “BEGE MA HASIAN”, kini giliran “TUL JAENAK” yang berbahasa Jawa aku luncurkan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2020,” Judika menjelaskan.

Judika sendiri kagum dan menggemari Koes Plus sehingga ia memutuskan memilih salah satu lagu milik band legendaris ini untuk dirilis sebagai single terbaru. “Koes Plus merupakan salah satu band Tanah Air yang sudah melegenda dan dikenal berbagai kalangan.

Lagu-lagu mereka memiliki kesan tersendiri buatku. Setelah mencari-cari lagu daerah berbahasa Jawa untuk dijadikan single berbahasa daerah kedua setelah “BEGE MA HASIAN” dan pilihan dijatuhkan pada “TUL JAENAK” milik Koes Plus. Kebetulan, mereka punya banyak lagu populer berbahasa Jawa dan lagu “TUL JAENAK” memiliki pesan yang baik untuk kita semua di tengah kondisi sekarang ini.”

Pengerjaan lagu ini tidak terlalu lama karena hanya memakan waktu kurang dari sebulan untuk aransemen, take vocal, mixing, hingga mastering.

Namun, ada hal baru yang dicoba Judika untuk single ini. “Aransemen lagu ini aku perbaharui dengan menambahkan sentuhan EDM (Electronic Dance Music), tapi tidak menghilangkan unsur pop yang ada. Aku ingin memperkenalkan kembali lagu-lagu daerah kepada anak-anak di masa sekarang agar mereka bisa lebih mengenal dan mencintai budaya negeri sendiri, lewat sajian yang akrab di masa kini, seperti EDM.”

Meski lagu ini merupakan karya Yok Koeswoyo, namun dalam pengerjaan “TUL JAENAK”, Judika mengaku belum pernah bertemu dengan musisi asal Tuban, Jawa Timur, tersebut. “Aku belum pernah bertemu beliau selama pengerjaan lagu ini. Mungkin, kalau Om Yok Koeswoyo dengar aransemen baru “TUL JAENAK” ini, beliau nggak akan menyangka bisa seperti ini.”

Tidak hanya sebagai bentuk ungkapan kecintaannya terhadap Indonesia, Judika juga berharap bahwa lewat “TUL JAENAK” dan lagu daerah lain yang telah dan akan ia rilis bisa menghibur orang-orang yang mendengarnya, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kebaikan dalam balutan kekayaan budaya Nusantara. “Aku berharap, lagu-lagu ini bisa diterima dan dinikmati semua kalangan. Tidak hanya orang tua, tapi juga anak mudanya. Aku juga ingin lagu ini menjadi hiburan yang bisa dipakai untuk menari dan bernyanyi bersama, terutama di tengah masa pandemi seperti ini,” pungkasnya.

Merilis lagu ini bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang dirayakan setiap tanggal 17 Agustus ternyata memiliki makna yang penting bagi Judika. “Sejak dulu, aku ingin mengeluarkan single-single bertema lagu daerah Tanah Air yang sesuai dengan semboyan negara kita, “Bhinneka Tunggal Ika”, yaitu meski berbeda-beda, tetapi tetap satu Indonesia. Aku yakin, kehadiran lagu-lagu daerah ini bisa meningkatkan rasa nasionalisme, mempererat rasa cinta pada Nusantara, dan menambah semangat kemerdekaan yang mempersatukan Indonesia walau berbeda suku, ras, dan bahasa daerah. Tunggu saja, ke depannya masih akan ada single-single berbahasa daerah yang akan aku rilis lewat Sony Music Entertainment Indonesia untuk merayakan keanekaragaman suku bangsa di Indonesia.”